UNNES TECH EXPLORA Bantu Siswa SD Eksplorasi Teknologi Melalui Pembelajaran Nyata

UNNES TECH EXPLORA Bantu Siswa SD Eksplorasi Teknologi Melalui Pembelajaran Nyata

Jejak Waktu — Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) GIAT 13 Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menghadirkan inovasi bermanfaat melalui kegiatan bertajuk TECH EXPLORA, sebuah program edukasi yang dirancang untuk mengenalkan perkembangan teknologi kepada siswa Sekolah Dasar. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Tlingsing dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, guru, maupun peserta didik. Melalui konsep pembelajaran yang kontekstual, mahasiswa KKN berupaya menjembatani pemahaman siswa terhadap teknologi yang semakin maju dan dinamis.

TECH EXPLORA dirancang sebagai alternatif pembelajaran yang menyenangkan dengan menggabungkan unsur literasi digital, kreativitas, dan pengenalan perangkat teknologi sederhana. Program ini tidak hanya fokus pada pemahaman teori, tetapi juga mengajak siswa terlibat langsung dalam aktivitas yang membuat mereka merasakan manfaat nyata teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini dinilai efektif untuk membentuk pola pikir kritis serta meningkatkan rasa ingin tahu siswa terhadap perubahan zaman.

Pembelajaran Kontekstual Sebagai Kunci Pemahaman

Salah satu kekuatan TECH EXPLORA adalah penerapan pembelajaran kontekstual, yaitu metode belajar yang mengaitkan materi dengan situasi nyata yang dekat dengan kehidupan siswa. Mahasiswa KKN GIAT 13 menjelaskan bahwa pendekatan ini dipilih karena mampu meningkatkan daya serap pengetahuan dan memudahkan siswa mengaitkan teknologi dengan aktivitas harian mereka seperti penggunaan smartphone, komputer sekolah, atau media digital lainnya.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan berbagai contoh nyata perkembangan teknologi, mulai dari alat komunikasi klasik seperti surat, telepon kabel, hingga perangkat modern seperti ponsel pintar dan kecerdasan buatan. Siswa diajak berdiskusi mengenai manfaat dan dampak teknologi dalam kehidupan mereka, termasuk bagaimana cara menggunakan perangkat digital secara bijak dan aman. Proses dialog ini disampaikan dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Selain itu, mahasiswa juga menyesuaikan pembelajaran dengan konteks lokal desa Tlingsing agar siswa merasa lebih dekat dengan materi. Misalnya, mereka memberikan contoh penggunaan teknologi dalam bidang pertanian dan perdagangan yang relevan dengan aktivitas keseharian masyarakat sekitar.

Aktivitas Interaktif Tingkatkan Antusiasme Siswa

Salah satu momen paling menarik dalam program TECH EXPLORA adalah kegiatan interaktif yang melibatkan seluruh siswa. Mahasiswa KKN menyiapkan beberapa sesi permainan edukatif, kuis teknologi, hingga demonstrasi penggunaan aplikasi pembelajaran digital yang dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan literasi teknologi secara mandiri.

Dalam sesi praktik, siswa dikenalkan pada cara kerja perangkat sederhana seperti kalkulator digital, jam pintar, dan perangkat multimedia. Mereka juga diperlihatkan bagaimana teknologi membantu pekerjaan manusia menjadi lebih cepat dan efisien. Kegiatan semacam ini membuat siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga mengalami pembelajaran secara langsung.

Antusiasme siswa terlihat dari respons mereka yang aktif bertanya dan mencoba setiap alat yang disediakan. Banyak dari mereka yang mengaku baru pertama kali mengetahui bagaimana teknologi tertentu bekerja. Guru-guru pendamping juga memberikan apresiasi karena program interaktif ini membuat siswa lebih fokus dan semangat belajar.

Dukungan Guru dan Sekolah Jadi Faktor Kunci

Kepala SD Negeri 1 Tlingsing memberikan apresiasi besar terhadap program yang digagas oleh mahasiswa UNNES ini. Menurut pihak sekolah, kegiatan seperti TECH EXPLORA sangat dibutuhkan karena memberikan wawasan baru yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam kurikulum pembelajaran. Guru-guru juga menyebut bahwa pengenalan teknologi sejak dini sangat penting agar siswa tidak gagap menghadapi perkembangan digital yang begitu cepat.

Selain dukungan dari pihak sekolah, mahasiswa KKN GIAT 13 juga mendapatkan bantuan berupa fasilitas belajar seperti ruang kelas multimedia yang digunakan untuk demonstrasi video dan animasi edukasi. Hal ini semakin memperkuat efektivitas penyampaian materi.

Guru-guru berharap program serupa dapat berlangsung secara berkesinambungan agar siswa semakin siap menghadapi tantangan zaman dan memahami pentingnya literasi digital sejak usia sekolah dasar. Mereka percaya bahwa teknologi bukan hanya alat hiburan, tetapi juga sarana belajar yang dapat membuka peluang bagi masa depan siswa.

Membentuk Generasi Melek Teknologi

Melalui kegiatan TECH EXPLORA, mahasiswa UNNES menargetkan terbentuknya generasi muda yang tidak hanya akrab dengan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara positif. Dengan bertambahnya pemahaman siswa tentang cara kerja teknologi, diharapkan mereka dapat memaksimalkan perangkat digital untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan minat teknologi sejak dini.

Pendekatan kontekstual yang digunakan juga dianggap mampu menumbuhkan pemahaman kritis mengenai teknologi, termasuk cara menghindari dampak negatif seperti kecanduan gawai atau penyalahgunaan internet. Mahasiswa KKN memberikan pemahaman dasar terkait etika digital, keamanan data, dan penggunaan perangkat secara proporsional.

Program ini juga mendorong siswa untuk berimajinasi tentang profesi masa depan yang berbasis teknologi, seperti programmer, desainer grafis, hingga ilmuwan data. Dengan paparan positif terhadap teknologi, siswa dapat mulai merancang cita-cita mereka sejak dini.

Komitmen UNNES dalam Pendidikan Berbasis Masyarakat

Keberhasilan TECH EXPLORA menunjukkan komitmen UNNES dalam menghadirkan pendidikan berbasis pemberdayaan masyarakat. Program KKN GIAT 13 tidak hanya menjadi ajang pengabdian mahasiswa, tetapi juga wadah untuk membawa ilmu dari kampus ke masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan teknologi.

UNNES terus mendorong lahirnya kegiatan KKN inovatif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital. Melalui kegiatan seperti TECH EXPLORA, mahasiswa belajar bahwa edukasi teknologi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang adaptif dan siap bersaing di masa depan.