Jejak Waktu – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberangkatkan sebanyak 1.924 pemudik dalam program bertajuk “Mudik Aman Berbagi Harapan” tahun 2026. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen besar BUMN dan Danantara untuk membantu masyarakat merayakan Idulfitri 1447 Hijriah di kampung halaman dengan rasa aman dan nyaman.
Pelepasan resmi para peserta dilakukan pada Selasa, 17 Maret 2026, yang berpusat di dua titik utama di Jakarta, yakni Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dan Museum Satria Mandala. Kehadiran program ini tidak hanya sekadar memberikan tumpangan gratis, tetapi juga menjadi solusi nyata untuk menekan angka penggunaan sepeda motor saat mudik yang berisiko tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas.
Telkom Berangkatkan 1.924 Pemudik Gratis Pada 2026
Satu hal yang membedakan program mudik TelkomGroup tahun ini adalah penggunaan armada yang lebih berkelanjutan. Telkom mengerahkan 27 unit bus ramah lingkungan yang terdiri dari armada Telkomsel, Telkomsel Poin, dan Indibiz. Penggunaan bus rendah emisi ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijunjung tinggi perusahaan untuk meminimalisir dampak karbon selama masa mobilisasi besar-besaran masyarakat.
Selain jalur darat, Telkom juga memfasilitasi pemudik melalui jalur laut dengan menyediakan 3 unit kapal laut. Integrasi moda transportasi ini bertujuan untuk menjangkau titik-titik terjauh di Pulau Jawa dan Sumatera, sehingga masyarakat memiliki opsi perjalanan yang lebih fleksibel dan efisien.
Rute Strategis dan Fasilitas Premium
Program ini mencakup berbagai rute populer yang menjadi tujuan utama masyarakat Jakarta. Untuk wilayah Pulau Jawa, kota-kota tujuan meliputi Tasikmalaya, Magelang, Sleman, Yogyakarta, Wonosari, Semarang, Ponorogo, Surabaya, hingga Malang. Sementara untuk Pulau Sumatera, armada dikerahkan menuju Lampung dan Palembang.
Tak sekadar transportasi, setiap peserta mudik dibekali dengan paket fasilitas menarik yang disiapkan khusus oleh TelkomGroup. Fasilitas tersebut mencakup:
-
Goodie bag berisi kebutuhan dasar selama perjalanan.
-
Merchandise eksklusif sebagai kenang-kenangan.
-
Uang saku perjalanan untuk membantu meringankan beban operasional pemudik di jalan.
-
Asuransi perjalanan untuk menjamin keselamatan dan ketenangan selama di jalan.
Kesiapan Jaringan Digital 24 Jam
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan bahwa selain memfasilitasi kepulangan fisik, Telkom juga memastikan “mudik digital” berjalan lancar. Selama periode Lebaran 2026, Telkom menyiagakan lebih dari 13.700 personel teknis untuk memantau kualitas jaringan secara intensif selama 24 jam penuh.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan trafik data saat masyarakat saling bertukar kabar melalui panggilan video, media sosial, maupun aplikasi pesan instan. Fokus utamanya adalah memastikan konektivitas di area publik, jalur mudik, dan destinasi wisata tetap prima, sehingga kebahagiaan silaturahmi tidak terganggu oleh kendala teknis.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang hadir dalam seremoni pelepasan, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Telkom. Beliau menyebutkan bahwa dengan perkiraan 143,9 juta perjalanan mudik di tahun 2026, peran BUMN sangat krusial dalam mendistribusikan beban jalan raya.
Melalui program ini, Telkom tidak hanya membantu masyarakat secara finansial, tetapi juga mendukung ketertiban lalu lintas nasional. Dengan total kuota 1.924 orang, program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara korporasi dan pemerintah dapat menciptakan ekosistem mudik yang lebih manusiawi dan terorganisir. Harapannya, tradisi pulang kampung tahun ini membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi seluruh keluarga Indonesia.
