Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA 2025, Sertifikat Mulai Januari 2026

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA 2025, Sertifikat Mulai Januari 2026

Jejak WaktuKementerian Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Anak Usia Dini (Kemendikdasmen) Republik Indonesia secara resmi telah mengumumkan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2025 untuk peserta didik yang mengikuti ujian nasional tingkat menengah atas di seluruh Indonesia. Pengumuman ini dilakukan pada 25 Oktober 2025, melalui siaran pers resmi yang disampaikan oleh Kemendikdasmen.

TKA 2025 diikuti oleh lebih dari 1 juta siswa dari berbagai sekolah menengah atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), dan lembaga pendidikan lainnya di seluruh Indonesia. Ujian ini merupakan bagian dari Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dilaksanakan untuk mengukur kompetensi dasar siswa dalam berbagai mata pelajaran. Hasil ujian ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi, serta penilaian kelulusan bagi para siswa.

Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), dalam pernyataannya mengapresiasi para siswa yang telah berhasil melalui ujian ini dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras siswa, yang meskipun menghadapi tantangan besar selama pandemi, mampu menunjukkan prestasi luar biasa dalam ujian TKA 2025 ini. Hasil yang diumumkan hari ini adalah bukti nyata dari dedikasi dan komitmen mereka dalam belajar,” ujar Mendikbudristek dalam sambutannya. (kemendikbud.go.id)

Proses Seleksi dan Evaluasi TKA 2025

Proses pelaksanaan TKA 2025 berlangsung selama dua minggu pada bulan Juni 2025 dan diikuti oleh berbagai tahapan evaluasi yang ketat. Seluruh ujian dilakukan secara daring dengan pengawasan ketat untuk memastikan integritas dan kejujuran dalam pelaksanaan ujian. Kemendikdasmen juga menggandeng berbagai lembaga pendidikan untuk memastikan proses ujian yang lancar dan bebas dari kecurangan.

Dalam siaran pers tersebut, Kemendikdasmen juga mengungkapkan bahwa soal-soal ujian kali ini telah disusun dengan mempertimbangkan berbagai aspek kompetensi yang relevan dengan perkembangan pendidikan dan dunia kerja di Indonesia. Beberapa mata pelajaran yang diuji antara lain Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Pengetahuan Umum.

Selain itu, untuk mendukung kemajuan teknologi, sistem ujian TKA 2025 dilaksanakan melalui platform digital yang memanfaatkan teknologi canggih seperti Artificial Intelligence (AI) untuk mempermudah pengawasan dan penilaian ujian.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi, memastikan bahwa ujian ini tidak hanya adil, tetapi juga dapat mengakomodasi perkembangan teknologi pendidikan yang semakin pesat,” tambah Mendikbudristek.

Distribusi Sertifikat Ujian Dimulai Januari 2026

Kemendikdasmen juga mengumumkan bahwa sertifikat hasil ujian TKA 2025 akan didistribusikan mulai bulan Januari 2026. Sertifikat ini akan digunakan sebagai acuan resmi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi atau memasuki dunia kerja. Proses distribusi sertifikat akan dilakukan melalui platform digital, di mana para siswa dapat mengunduh sertifikat mereka secara langsung melalui aplikasi resmi Kemendikdasmen.

“Untuk memastikan kemudahan bagi seluruh siswa dan orang tua, kami akan meluncurkan sistem distribusi sertifikat digital yang aman dan mudah diakses. Kami juga bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk memastikan bahwa hasil ujian ini dapat langsung digunakan dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru,” jelas Ahmad Zaki, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen.

Untuk memastikan transparansi dan akurasi, setiap sertifikat yang diterbitkan akan dilengkapi dengan kode verifikasi yang dapat digunakan oleh perguruan tinggi atau lembaga lain untuk memverifikasi keaslian sertifikat tersebut. Ini bertujuan untuk meminimalkan risiko pemalsuan dan memastikan bahwa data yang ada akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.

Tanggapan Positif dari Siswa dan Orang Tua

Pengumuman hasil TKA 2025 disambut baik oleh siswa dan orang tua di seluruh Indonesia. Banyak siswa yang merasa lega setelah berbulan-bulan menunggu hasil ujian mereka. Fauziyah, seorang siswa dari SMA Negeri 2 Jakarta, mengungkapkan perasaannya setelah mengetahui hasil ujian.

“Saya sangat senang akhirnya bisa melihat hasilnya. Selama ini kami belajar dengan keras, dan hasil ini memberikan kejelasan bagi langkah saya ke depan, apakah itu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau mencari peluang lain,” ujarnya.

Para orang tua juga mengungkapkan rasa syukur mereka atas transparansi dan kemudahan yang diberikan oleh Kemendikdasmen dalam hal distribusi sertifikat secara digital. Dedy, orang tua dari seorang siswa di SMA Negeri 1 Surabaya, menilai bahwa langkah digitalisasi ini sangat memudahkan proses administrasi dan memberikan rasa aman.

“Saya sangat menghargai langkah ini, karena selain lebih praktis, kami juga bisa menghindari potensi kesalahan dalam proses administrasi manual,” ujarnya.

Persiapan Seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Dengan adanya pengumuman hasil TKA ini, para siswa kini mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai ujian seleksi perguruan tinggi negeri (PTN) yang akan datang. Banyak perguruan tinggi yang mengintegrasikan hasil TKA sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam penerimaan mahasiswa baru, bersama dengan ujian mandiri dan prestasi akademik lainnya.

Beberapa universitas ternama di Indonesia, seperti Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), menyatakan bahwa mereka akan segera mengumumkan jadwal dan ketentuan lebih lanjut mengenai penerimaan mahasiswa baru.

“Kami akan memanfaatkan hasil TKA sebagai salah satu bahan seleksi dalam ujian masuk tahun depan. Selain itu, kami juga akan mengadakan ujian mandiri dengan mempertimbangkan hasil dari berbagai ujian kompetensi lainnya,” jelas Prof. Dr. Budi Santosa, rektor UI.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Sementara itu, Kemendikdasmen juga mengingatkan bahwa tantangan besar masih menanti di dunia pendidikan Indonesia. Dengan hasil TKA yang sudah diumumkan, Kemendikdasmen berencana untuk terus mengembangkan sistem ujian berbasis teknologi guna memberikan pengalaman ujian yang lebih baik dan akurat di masa depan.

“Ke depannya, kami berharap ujian ini bisa terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk pengenalan sistem ujian berbasis AI yang lebih canggih dan responsif terhadap kebutuhan peserta,” ujar Mendikbudristek.

Di samping itu, Kemendikdasmen juga berencana memperkenalkan lebih banyak inovasi dalam sistem evaluasi pendidikan, dengan tujuan untuk memberikan peluang lebih besar bagi setiap siswa untuk berkembang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Pengumuman hasil TKA 2025 oleh Kemendikdasmen menandai langkah besar dalam dunia pendidikan Indonesia, dengan semakin berkembangnya teknologi dan sistem evaluasi berbasis digital. Distribusi sertifikat yang dimulai pada Januari 2026 memberikan kemudahan akses bagi siswa dan orang tua, serta memperkuat integritas dan transparansi dalam proses pendidikan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pendidikan di Indonesia dapat terus bertransformasi menuju era yang lebih maju dan kompetitif di tingkat global.