Jejak Waktu — AIFEST 2025, festival seni dan teknologi yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi (HMJTI) UIN Alauddin Makassar, resmi ditutup pada akhir pekan lalu. Penutupan ditandai dengan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk pameran karya seni digital, presentasi teknologi inovatif, dan penampilan seni kreatif dari mahasiswa.
Kegiatan ini berhasil menyatukan ribuan peserta, mulai dari mahasiswa, pelaku industri kreatif, hingga masyarakat umum, dalam sebuah ekosistem yang memadukan kreativitas dan teknologi.
Tema dan Tujuan Festival
Tema AIFEST 2025 adalah Integrasi Seni dan Teknologi untuk Generasi Kreatif, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara inovasi digital dan ekspresi seni. Festival ini bertujuan:
- Mendorong kreativitas mahasiswa di bidang seni dan teknologi.
- Meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda.
- Menjadi platform bagi startup dan inovator untuk menampilkan produk teknologi kreatif.
- Menghubungkan akademisi, praktisi, dan masyarakat dalam ekosistem inovasi yang inklusif.
HMJTI UIN Alauddin menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah kolaborasi dan pembelajaran lintas disiplin.
Rangkaian Kegiatan yang Menarik
AIFEST 2025 menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari workshop, talkshow, lomba kreatif, hingga pameran interaktif. Beberapa kegiatan unggulan antara lain:
- Pameran Seni Digital – menampilkan karya mahasiswa dan seniman lokal yang menggabungkan ilustrasi, animasi, dan augmented reality (AR).
- Workshop Teknologi Kreatif – membahas topik seperti pemrograman, desain UI/UX, dan pengembangan aplikasi kreatif.
- Kompetisi Start-up – memamerkan solusi inovatif berbasis teknologi yang bisa diterapkan di sektor pendidikan, hiburan, dan sosial.
- Pertunjukan Seni Interaktif – memadukan musik, tari, dan teknologi visual dalam pengalaman yang imersif bagi pengunjung.
Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari peserta dan pengunjung, yang menilai festival berhasil memperlihatkan sinergi antara seni dan teknologi.
Peran HMJTI UIN Alauddin
HMJTI UIN Alauddin berperan sebagai motor utama di balik suksesnya AIFEST 2025. Tim panitia mahasiswa ini berhasil:
- Mengorganisasi acara skala besar dengan peserta ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.
- Mengundang narasumber dan mentor profesional dari industri teknologi dan seni.
- Mengintegrasikan media digital dan platform online untuk publikasi, pendaftaran, dan penjurian lomba.
- Mendorong kolaborasi lintas jurusan untuk menghasilkan inovasi kreatif yang berdampak nyata.
Kepanitiaan yang solid ini menjadi contoh bagaimana mahasiswa bisa mengelola event besar secara profesional, sambil meningkatkan kemampuan manajemen, komunikasi, dan kolaborasi.
Dampak Festival bagi Mahasiswa dan Masyarakat
AIFEST 2025 memberikan dampak positif bagi berbagai pihak. Bagi mahasiswa, festival ini menjadi sarana pembelajaran praktis, tempat memamerkan karya, dan kesempatan membangun jaringan profesional.
Bagi masyarakat, festival menghadirkan pengalaman edukatif dan hiburan yang menggabungkan teknologi mutakhir dengan seni kreatif. Selain itu, kegiatan ini membantu meningkatkan literasi digital dan apresiasi seni, terutama di kalangan generasi muda.
Inovasi dan Teknologi yang Ditampilkan
Festival menekankan pemanfaatan teknologi untuk memperluas batas kreativitas. Beberapa inovasi yang diperlihatkan antara lain:
- Animasi AR dan VR untuk pengalaman interaktif.
- Aplikasi seni digital yang memungkinkan pengguna menciptakan karya visual secara digital.
- Produk startup kreatif yang mengintegrasikan teknologi dengan kebutuhan sosial, pendidikan, dan hiburan.
Pameran ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi dan seni bukan hanya sekadar tren, tetapi potensi industri kreatif yang menjanjikan di masa depan.
Apresiasi dan Dukungan
Pihak kampus, industri, dan pemerintah lokal memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan AIFEST 2025. Rektor UIN Alauddin menyatakan bahwa festival ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga kreatif dan inovatif dalam menghadapi tantangan digital.
Beberapa perusahaan teknologi lokal juga berpartisipasi sebagai sponsor dan mentor, memberikan dukungan dalam bentuk alat, platform digital, serta bimbingan bagi peserta yang ingin mengembangkan karya lebih lanjut.
Momen Inspiratif bagi Generasi Muda
Penutupan AIFEST 2025 juga menjadi momen inspiratif bagi generasi muda. Mahasiswa yang hadir melihat bahwa kreativitas, kolaborasi, dan teknologi dapat digabungkan untuk menciptakan karya bernilai tinggi. Selain itu, festival ini menunjukkan pentingnya inovasi lintas disiplin, di mana seni dan teknologi bisa saling memperkuat.
Rencana ke Depan
HMJTI UIN Alauddin berencana menjadikan AIFEST sebagai agenda tahunan yang terus berkembang. Beberapa rencana ke depan meliputi:
- Mengundang peserta internasional untuk memperluas jejaring dan pertukaran budaya.
- Meningkatkan kolaborasi dengan industri untuk menyiapkan peluang kerja dan magang.
- Mengembangkan platform online untuk memamerkan karya digital secara global.
- Mendorong penelitian dan inovasi teknologi kreatif yang berkelanjutan.
Tujuan jangka panjang adalah menjadikan AIFEST sebagai pusat inovasi mahasiswa yang mampu bersaing secara nasional maupun internasional.
AIFEST 2025 berhasil menunjukkan bahwa seni dan teknologi bisa berjalan beriringan, menghadirkan inovasi kreatif, dan memberdayakan generasi muda. HMJTI UIN Alauddin membuktikan kapasitasnya sebagai penggerak inovasi, pengelola event profesional, dan jembatan antara akademisi, industri, dan masyarakat.
Keberhasilan festival ini menjadi inspirasi bagi universitas lain, sekaligus membuktikan bahwa integrasi seni dan teknologi adalah kunci pengembangan kreatifitas di era digital. Dengan momentum ini, AIFEST diharapkan terus berkembang, mendorong inovasi mahasiswa, dan memperkuat ekosistem teknologi kreatif di Indonesia.
