Polri Dukung Layanan Kesehatan Anak, LPKAT Resmi Diluncurkan di Moutong

Polri Dukung Layanan Kesehatan Anak, LPKAT Resmi Diluncurkan di Moutong

Jejak Waktu —  Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung layanan kesehatan di Indonesia dengan resmi meluncurkan Layanan Kesehatan Anak (LPKAT) di Kabupaten Moutong, Sulawesi Tengah, pada 2026. Peluncuran LPKAT ini adalah bagian dari upaya Polri untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

Pemerintah melalui Polri, bersama dengan sejumlah pihak terkait, menghadirkan LPKAT dengan tujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi anak-anak di daerah-daerah yang selama ini kurang terlayani. Moutong, yang terletak di wilayah yang agak terpencil, diharapkan bisa mendapatkan manfaat besar dari kehadiran fasilitas kesehatan ini.

LPKAT: Inovasi Polri dalam Meningkatkan Kesehatan Anak

Layanan Kesehatan Anak Terpadu (LPKAT) merupakan sebuah inovasi yang diluncurkan oleh Polri sebagai respons terhadap kebutuhan akan fasilitas kesehatan yang ramah anak di daerah-daerah pelosok. LPKAT ini hadir dengan berbagai fasilitas lengkap, termasuk tenaga medis yang terlatih, ruang perawatan anak, serta fasilitas pendukung lainnya, yang semuanya dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan dan perawatan terbaik bagi anak-anak.

Menurut Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Ahmad Sulaiman, keberadaan LPKAT ini bertujuan untuk memastikan anak-anak mendapatkan layanan kesehatan yang layak, terutama di daerah-daerah yang selama ini terhambat akses kesehatan.

“LPKAT adalah bukti komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan anak di Indonesia, khususnya di wilayah yang jarang terjangkau fasilitas kesehatan,” kata Kapolda Sulaiman dalam sambutannya pada acara peluncuran.

Fasilitas dan Layanan Unggulan di LPKAT Moutong

LPKAT Moutong dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis yang telah disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak. Fasilitas tersebut antara lain ruang perawatan khusus anak, ruang gizi, ruang konsultasi kesehatan mental anak, serta unit gawat darurat yang siap menangani kondisi darurat terkait kesehatan anak.

Di samping itu, LPKAT juga menawarkan layanan kesehatan preventif berupa vaksinasi, pemeriksaan rutin, serta edukasi bagi orang tua tentang pentingnya pola makan yang sehat dan pencegahan penyakit pada anak. Dengan pendekatan holistik ini, LPKAT berharap dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Moutong dan sekitarnya, sekaligus menurunkan angka kematian dan malnutrisi pada anak-anak.

Selain fasilitas medis, LPKAT juga bekerja sama dengan organisasi non-pemerintah (NGO) dan komunitas lokal untuk memberikan pelatihan dan seminar tentang perawatan anak yang baik, baik itu dalam aspek kesehatan maupun perkembangan anak secara psikologis.

Peran Polri dalam Peningkatan Kesehatan Anak

Polri, melalui program LPKAT, tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial, termasuk dalam bidang kesehatan. Langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan anak-anak sebagai masa depan bangsa.

Kombinasi antara Tugas Polri dan Kesehatan Masyarakat

Sebagai lembaga yang memiliki jaringan dan kehadiran di hampir seluruh wilayah Indonesia, Polri memiliki kapasitas untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh layanan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, Polri memanfaatkan infrastruktur yang ada, termasuk kantor polisi dan pos-pos polisi di tingkat desa, untuk mendukung penyebaran layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama anak-anak.

“Polri memiliki jaringan yang sangat luas dan dapat menjangkau daerah-daerah terpencil. Dengan adanya LPKAT, kami berharap dapat memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang mereka butuhkan,” jelas Irjen Pol. Ahmad Sulaiman.

Reaksi Masyarakat Terhadap LPKAT

Kehadiran LPKAT di Moutong disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat. Banyak orang tua yang merasa terbantu dengan adanya fasilitas kesehatan yang lebih dekat dan lebih ramah anak. Sebelum adanya LPKAT, warga Moutong seringkali harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan anak, yang kadang kala memakan waktu berhari-hari.

Rina, seorang ibu rumah tangga di Moutong, mengungkapkan kegembiraannya dengan hadirnya LPKAT di daerahnya. “Dulu kalau anak saya sakit, saya harus pergi ke kota, kadang jauh sekali. Sekarang, ada tempat yang dekat dan fasilitasnya sangat baik. Saya merasa lebih tenang,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Budi, kepala desa setempat, yang menyebutkan bahwa keberadaan LPKAT sangat membantu warga di desa-desa sekitar Moutong.

“Dengan adanya LPKAT ini, kami tidak perlu khawatir lagi jika anak-anak kami sakit. Selain itu, edukasi kesehatan yang diberikan kepada orang tua juga sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan anak,” kata Budi.

Sinergi Antara Polri dan Instansi Lain dalam Layanan Kesehatan Anak

LPKAT merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga kesehatan lainnya. Dalam hal ini, Polri bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dan beberapa organisasi non-pemerintah untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya lengkap dari sisi fasilitas, tetapi juga mendukung program-program kesehatan yang telah ada.

Selain itu, untuk menjaga kualitas layanan, Polri juga melibatkan tenaga medis yang berpengalaman di bidang pediatri (dokter anak) serta spesialis lain yang memiliki pengetahuan tentang perawatan anak.

Harapan untuk Layanan Kesehatan Anak yang Merata

Polri berkomitmen untuk terus mengembangkan LPKAT ke berbagai wilayah lainnya di Indonesia. Layanan kesehatan anak yang terpadu ini diharapkan bisa menjangkau lebih banyak daerah yang membutuhkan, sehingga tidak ada lagi anak-anak yang terpinggirkan dari akses kesehatan yang layak.

Menurut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, keberadaan LPKAT di Moutong merupakan langkah awal dari program yang lebih luas.

“Kami berharap LPKAT di Moutong dapat menjadi model bagi daerah lainnya. Kami juga akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan layanan kesehatan anak di Indonesia semakin merata,” ujar Kapolri.

LPKAT, Langkah Polri dalam Mewujudkan Kesehatan Anak yang Lebih Baik

Peluncuran Layanan Kesehatan Anak (LPKAT) di Moutong menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berfokus pada tugas pengamanan, tetapi juga berperan aktif dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat, terutama anak-anak. Dengan fasilitas yang lengkap dan tenaga medis profesional, LPKAT diharapkan dapat mengurangi kesenjangan akses layanan kesehatan, memberikan edukasi kepada orang tua, dan menjamin kesehatan anak-anak di wilayah Moutong dan sekitarnya.

Dengan komitmen yang terus dijaga oleh Polri dan kerjasama yang erat dengan berbagai instansi terkait, layanan kesehatan anak ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia, mewujudkan harapan untuk masa depan bangsa yang lebih sehat dan berkualitas.