Jejak Waktu — Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola ternama Indonesia, kembali menggerakkan bisnis ritel mereka melalui penambahan gerai Persebaya Store. Langkah ini menjadi bagian dari strategi klub untuk membangkitkan bisnis pascapandemi, sekaligus meningkatkan pengalaman penggemar. Ekspansi ini mencerminkan optimisme klub dalam menghadapi era baru industri ritel olahraga yang semakin kompetitif.
Selama pandemi COVID-19, bisnis ritel klub sepak bola, termasuk Persebaya, mengalami penurunan signifikan. Penutupan stadion, pembatasan sosial, dan turunnya kunjungan fisik berdampak pada penjualan merchandise. Banyak gerai mengalami penurunan pendapatan hingga puluhan persen. Situasi ini memaksa klub untuk memikirkan strategi adaptif agar bisnis ritel tetap bertahan dan dapat pulih pascapandemi.
Menanggapi kondisi tersebut, Persebaya memutuskan untuk menambah gerai baru di lokasi strategis di Surabaya dan kota-kota sekitarnya. Gerai baru ini tidak hanya menjual merchandise seperti jersey, scarf, dan aksesoris, tetapi juga menghadirkan pengalaman interaktif bagi fans, termasuk spot foto, area komunitas, dan fasilitas pembayaran digital. Strategi ini diharapkan menarik lebih banyak penggemar sekaligus meningkatkan loyalitas brand klub.
Persebaya Store menekankan kualitas produk merchandise sebagai daya tarik utama. Setiap item dirancang dengan standar tinggi, menggunakan bahan nyaman, dan memadukan identitas klub dengan tren fashion terkini. Klub juga menghadirkan koleksi terbatas dan edisi khusus untuk pertandingan tertentu, meningkatkan nilai eksklusivitas dan daya tarik bagi penggemar.
Selain ekspansi gerai fisik, Persebaya Store juga memperkuat penjualan online melalui website resmi dan platform e-commerce. Digitalisasi ini memudahkan penggemar dari luar kota atau luar negeri untuk mengakses merchandise resmi klub. Dengan sistem pembayaran digital, promo khusus, dan logistik yang efisien, klub berhasil menjangkau audiens lebih luas sekaligus meningkatkan pendapatan pascapandemi.
Baca juga : Permintaan Maaf Prabowo di Aceh Tamiang
Persebaya menekankan peran fans sebagai bagian dari strategi ritel. Klub melakukan survei preferensi, menghadirkan program loyalty, dan mengajak fans untuk berpartisipasi dalam desain merchandise. Pendekatan ini menciptakan rasa memiliki dan meningkatkan keterikatan emosional penggemar dengan klub, yang berkontribusi langsung pada pertumbuhan penjualan.
Ekspansi Persebaya Store menjadi bagian dari upaya klub dalam mendorong ekonomi lokal pascapandemi. Gerai baru menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat, mendukung usaha supplier lokal, dan menarik kunjungan penggemar ke pusat perbelanjaan. Dampak ini menunjukkan bahwa bisnis ritel klub tidak hanya penting untuk pendapatan klub, tetapi juga memberi efek positif bagi komunitas.
Persebaya Store juga aktif menjalin kolaborasi dengan mitra lokal dan sponsor untuk meningkatkan kualitas produk dan promosi. Kolaborasi ini mencakup edisi khusus merchandise, kampanye marketing bersama, dan event komunitas. Sinergi dengan berbagai pihak memperkuat posisi Persebaya Store sebagai pusat ritel resmi yang inovatif dan menarik bagi fans.
Meskipun optimistis, klub tetap menghadapi tantangan seperti kompetisi dengan produk tiruan, fluktuasi minat konsumen, dan perubahan tren ritel. Persebaya menekankan perlunya strategi adaptif, inovasi produk, serta integrasi digital dan offline yang seimbang. Fokus ke depan adalah memperkuat pengalaman penggemar, memperluas jaringan gerai, dan menjaga kualitas merchandise agar tetap menjadi pilihan utama fans.
Penambahan gerai Persebaya Store menjadi langkah strategis untuk membangkitkan bisnis ritel klub pascapandemi. Dengan menggabungkan kualitas produk, digitalisasi, keterlibatan fans, dan kolaborasi dengan mitra, Persebaya berhasil memperkuat loyalitas penggemar sekaligus meningkatkan pendapatan. Transformasi ini menunjukkan bahwa klub sepak bola modern tidak hanya mengandalkan prestasi di lapangan, tetapi juga inovasi dalam bisnis ritel untuk bertahan dan berkembang di era pascapandemi.
