Jejak Waktu — Memasuki tahun 2026, bisnis lauk rumahan semakin diminati, terutama bagi pemula yang ingin memulai usaha dengan modal minim namun cepat untung. Tren gaya hidup modern mendorong masyarakat mencari solusi praktis untuk kebutuhan makanan sehari-hari. Kesibukan pekerjaan membuat banyak orang lebih memilih membeli lauk siap saji dari rumah tangga atau UMKM lokal. Hal ini membuka peluang bagi siapa saja untuk memulai bisnis lauk rumahan yang laris dan menguntungkan.
1. Lauk Ayam Goreng Praktis
Ayam goreng menjadi favorit banyak orang karena mudah dikombinasikan dengan nasi atau lauk lain. Bagi pemula, bisnis ayam goreng praktis bisa dimulai dengan resep sederhana dan bumbu khas rumah. Strategi pemasaran bisa melalui media sosial, pesan antar, atau kemitraan dengan warung sekitar. Modal awal relatif kecil, cukup untuk bahan baku dan peralatan masak dasar, namun potensi keuntungan tinggi karena ayam goreng laris setiap hari.
2. Lauk Pepes Ikan
Pepes ikan termasuk lauk rumahan yang digemari karena rasa gurih dan aroma khas daun pisang. Bisnis pepes ikan cocok untuk pemula karena mudah dibuat dan memiliki daya simpan cukup lama jika dikemas rapi. Target pasar bisa keluarga, mahasiswa, atau kantor yang membutuhkan lauk praktis. Dengan modal minim, keuntungan dapat diraih cepat jika pemilik usaha menjaga kualitas rasa dan kebersihan kemasan.
3. Lauk Tumis Sayuran dan Tahu Tempe
Bagi yang ingin menghadirkan menu sehat, tumis sayuran dan tahu tempe menjadi pilihan tepat. Bisnis ini modalnya murah, karena bahan baku mudah diperoleh di pasar lokal. Strategi pemasaran bisa menekankan sisi sehat dan higienis, sehingga menarik konsumen yang peduli nutrisi. Selain itu, lauk sayur ini mudah dikombinasikan dengan lauk lain untuk paket harian atau katering sederhana.
4. Lauk Rendang Mini
Rendang mini cocok untuk konsumen yang ingin cita rasa khas Indonesia dalam porsi kecil praktis. Bisnis ini dapat dimulai dari dapur rumah dengan resep sederhana namun autentik. Penjualan bisa melalui platform online, pesan antar, atau paket harian untuk kantor. Modal awal tetap ringan, sedangkan keuntungan relatif tinggi karena rendang tetap menjadi favorit masyarakat dan memiliki nilai jual premium.
5. Lauk Bakso dan Bola-bola Daging
Bakso dan bola-bola daging sangat diminati anak-anak dan keluarga. Bisnis lauk rumahan jenis ini mudah dijalankan karena bahan baku relatif murah dan proses produksi sederhana. Strategi pemasaran efektif dengan sistem delivery atau berjualan di sekitar lingkungan padat penduduk. Keuntungan bisa cepat diperoleh karena permintaan stabil, terutama di area perumahan dan sekolah.
6. Lauk Telur Balado atau Kecap
Telur balado atau telur kecap merupakan lauk praktis yang digemari banyak orang. Modal awal minim karena harga telur terjangkau, namun potensi keuntungan cukup besar jika dijual dalam paket lauk harian. Bisnis ini mudah dijalankan pemula karena proses masak cepat, dan rasa telur balado atau kecap mudah disukai semua kalangan.
7. Lauk Ikan Asin dan Sambal
Ikan asin dengan sambal cocok bagi konsumen yang suka menu tradisional dan praktis. Bisnis ini modalnya rendah, karena ikan asin relatif murah dan bisa disimpan cukup lama. Strategi pemasaran efektif melalui paket lauk harian atau kemasan hemat untuk keluarga. Lauk jenis ini termasuk yang laris di pasaran karena rasanya khas dan mudah dikombinasikan dengan nasi.
Tips Sukses Bisnis Lauk Rumahan
Memulai bisnis lauk rumahan membutuhkan strategi agar cepat laris dan menguntungkan. Beberapa tips penting antara lain:
- Riset Pasar – Kenali selera lokal dan harga pasaran.
- Jaga Kualitas dan Kebersihan – Penting untuk membangun kepercayaan konsumen.
- Promosi Digital – Gunakan media sosial, grup chat, dan marketplace untuk memperluas jangkauan.
- Kemasan Praktis – Konsumen lebih tertarik pada lauk yang rapi dan mudah dibawa.
- Variasi Menu – Menawarkan beberapa pilihan lauk agar konsumen tetap tertarik.
Bisnis Lauk Rumahan Potensial di 2026
Dengan modal minim, kreativitas, dan strategi tepat, bisnis lauk rumahan di 2026 memiliki peluang besar untuk cepat untung dan laris di pasaran. Pilihan seperti ayam goreng, pepes ikan, rendang mini, telur balado, atau lauk sayuran bisa menjadi awal usaha yang menguntungkan. Konsistensi dalam kualitas, kebersihan, dan pelayanan menjadi kunci agar bisnis bertahan dan berkembang, bahkan bisa menjadi sumber pendapatan utama bagi pemula.
